Senin, 11 November 2013

I'm 21 years old now

Puji Tuhan! Hari ini berulang tahun ke 21 :) Bersyukur sekali atas penyertaanNya yang luar biasa, sehingga aku masih bisa ada sampai hari ini dengan keadaan yang sehat. Oke, aku mau mencoba mereka semua yang terjadi hari ini.
Begitu bangun pagi, aku berdoa walaupun ga bisa serius doanya karena ada Ka Ven nginep dan suara TV. Aku sadar banget pagi itu kalau aku sudah 21 tahun. Aku masih merasakan biasa saja, belum ada hal yang spesial, ulang tahun seperti rutinitas yang terjadi setahun sekali. Begitu buka tab dan handphone, rasa syukur mulai timbul karena beberapa orang mengingat ulang tahunku. Aku menjalankan rutinitasku seperti biasa, bangun, siap-siap dan kuliah. Sayangnya, aku memang kurang semangat hari ini karena aku kelelahan akibat kemarin melakukan aktifitas seharian. Pengen banget untuk bolos pagi itu, cuma Tuhan seperti bilang untuk aku tetap harus kuliah. At the end, ini seperti kado dari Tuhan buat aku yang lagi kelelahan, kelas morphosyntax kosong. Bersyukur banget, langsung buru-buru pulang ke kost. Cuma 1 hal yang pengen aku lakukan saat itu adalah bersih-bersih kost dan laundry baju. Kamarku berantakan dan kotor banget. So, aku bersih-bersih kamarku. Kemudian, aku harus lanjut lagi ke kampus karena aku masih ada kerja kelompok poetry. Untuk pertama kalinya, aku ulang tahun tapi masih sibuk dengan semua aktifitasku, jadi gak berasa ulang tahun. Kerja kelompok cuma sampai jam 1. Aku balik lagi ke kost dan tidur. Lelah banget rasanya, cape dan agak sedikit menyesal kenapa kemaren malem ikut main seharian. Jam 2an aku bangun tidur, langsung ke perpus dan beli pulsa modem. Planningku adalah aku mau cari buku untuk poetry, tapi aku gak bisa menemukan, yang aku dapet malah buku untuk prose. Yasudahlah, kembali ke kost, coba ngerjain poetry walaupun sedikit ga paham. Kemudian santai-santai gak jelas yang nyaris ketiduran.
Sekitar jam 8an, tiba-tiba Febe ke kamar tanya-tanya tugas writing, awalnya sih biasa aja, ternyata dia, Dika, Lidya, dan Jennie datang kasih surprise ke aku. Puji Tuhan! Seneng banget! Gimana ya, awalnya aku tidak mengharapkan apa-apa dari ulang tahunku ini, tapi masih ada orang-orang di sekitarku yang sayang dan peduli sama aku.
Di hari jadi yang ke 21 ini, aku lebih banyak menghabiskan waktu sendiri di kost. Aku gak nyesel, tetapi menumpuk rasa bersyukurku lebih lagi. Aku mencoba flashback mengingat semua kejadian dari tepat setahun yang lalu sampai hari ini. Aku gak tau gimana cara menjelaskannya, yang bisa aku simpulkan adalah anugerah Tuhan itu besar dalam hidupku. Begitu banyak kejadian, baik senang ataupun sedih, yang benar-benar Tuhan pakai untuk membentuk aku. Bersyukur sekali pokoknya! Tuhan Yesusku ajaib! Aku sadar hariku ini mungkin ga spesial seperti orang-orang lain, tapi asal aku bisa dekat dengan Yesus saja, buat aku itu lebih dari cukup. Karena Dia lah sumber segalanya. Awalnya aku khawatir ulang tahunku akan biasa-biasa saja, tapi begitu aku ingat kepadaNya, aku tahu hari ini aku tetap spesial! Tidak perlu perayaan yang istimewa, yang aku perlukan adalah perenungan untuk 1 tahun yang baru ini supaya bisa lebih baik lagi.
Sejak hari minggu kemarin, aku sudah mendapatkan visi dari Tuhan yang harus jadi pegangan hidupku untuk tahun ini bahkan untuk ke depannya. Aku percaya bahwa aku akan pergi ke London, dan menjadi duta besar Indonesia. Muluk-muluk? Bagi Tuhanku itu adalah perkara mudah! Rasanya di umur 21 ini aku harus sudah benar-benar tahu visiku dan harus melakukan banyak hal untuk menggapainya. 21 tahun adalah tahun anugerah dimana Tuhan akan limpahkan kepintaranNya yang lebih lagi, hikmat yang dari padaNya, kasih yang tulus, berkat yang luar biasa, dan penyertaanNya yang tiada henti. 
Ulang tahun tanpa kado dan tanpa mami, itu juga yang aku rasain juga hari ini. Kado mungkin hal duniawi yang bisa aku lupakan, tapi seorang ibu jelas gak bisa dilupakan. Aku khawatir sekali beberapa hari ini, aku takut merayakan ulang tahun sendiri. Tapi begitu hari ini, khawatirku hilang, aku hanya mengalami rasa rindu padanya. Aku tidak bisa buat mami balik, aku cuma bisa bilang terima kasih untuknya yang sudah membesarkan aku. 1 lagi, papaku sampai saat ini pun belum mengucapkan selamat ulang tahun padaku. Sedih? Ya begitulah. Setelah mami tiada, yang aku harapkan untuk ulang tahunku adalah kehadirannya. Sayangnya dia juga seperti gak ada. Aku percaya Tuhan sedang bekerja untuk mendatangkan pemulihan di dalam keluargaku, memulihkan hubunganku dengan papaku. Ini hanya sedang dalam proses. Aku harus tetap berdoa untuk keluargaku.
Apapun yang terjadi di hari ini, aku mensyukurinya. Aku tahu Tuhan punya rencana yang besar. 21 tahun adalah tahun yang baru yang penuh dengan anugerah Tuhan. Terima kasih Tuhan Yesus :)

Jumat, 08 November 2013

Hakone Ramen House and Japanese Fusion Yogyakarta

Kali ini aku mau sok-sokan review makanan :p
Sudah pernah ke Hakone Ramen di Jln Colombo Yogyakarta? Oke, langsung aja ya, jujur dan to the point. Aku sebagai pencinta wisata kuliner, gak suka. Menurutku rasanya terlalu menusuk, banyak banget rempah-rempah di dalamnya yang aku gak ngerti. Kebetulan aku makan ramen chicken katsu dengan level kepedasan 3 (1-5) dan minum lemon oolong tea. Berhubung fotonya belum kupindahin ke laptop jadi gak bisa pamer fotonya, but kalo uda kupindahin pasti kumasukin.
Yang jelas menurutku makanan dan harganya ga sesuai. Ramen chichken katsu seharga 41.5k dan minumannya 9.5k. Minumannya masih mending sih, cuma bisa didapetin di tempat lain dengan rasa yang sama dan harga yang lebih murah. Makanannya lebih parah lagi. Kemahalan dan gak enak. Cuma itu sih yang kudapet. Tempatnya memang enak, tapi kalau makanannya gak enak yang sama aja boong.
Kurasa minumannya juga lebih kece dibandingin ramennya, belum nyoba sih, hanya liat customer lain yang beli. Tapi terlihat menarik, mungkib boleh dicoba tapi minumannya aja. :p

Kegalauan Menuju 21 Tahun Sudah Berakhir

Merasakan bahwa segala sesuatunya tidak akan berakhir baik? Ya inilah yang akhir-akhir ini aku alami dan khawatirkan. Khawatir adalah hal yang paling amat mudah melumpuhkan semangat manusia. Aku nyaris masuk ke dalam hal ini. Puji Tuhan, Dia beri aku bahu yang kuat dan hati yang lembut untuk tetap semangat menjalani semuanya.
Kekhawatiran menuju umur 21 tahun benar-benar menyiksa. Bukan menyiksa, aku hanya memikirkannya terlalu keras. Aku meras bahwa aku belum dewasa. Actually, I must not say that. 21 tahun ini memaksaku untuk aku harus menjadi dewasa, dan memang sudah seharusnya begitu. Banyak sekali yang akhir-akhir ini kupikirkan, terutama mengenai keluarga. Aku selalu berharap bahwa aku bisa tinggal serumah dengan ayahku sendiri tanpa ada lagi cacian dari orang lain. Yang lebih penting lagi, aku berharap aku tidak merepotkan keluarga besarku. Aku mau 21 tahun, masa iya aku masih mau merepotkan orang lain. Aku sadar diri bahwa aku harus bisa jadi orang mandiri. Fokus utamaku hanyalah keluarga, terlebih lagi Papaku. Selain itu, yang membuatku khawatir adalah kerinduan akan mamaku. Aku mau ulang tahun, dan hampir di setiap ulang tahunku, pasti ada Mami. Kali ini aku harus terima kenyataan bahwa aku tidak akan merayakan ulang tahun bersamanya. She just looks at me from heaven, I think. Hal-hal seperti inilah yang membuat aku ragu, tapi di satu sisi aku tidak pernah lupa untuk berdoa. Melalui doa kutemukan jawaban dari setiap kekhawatiranku.
Maybe, we know song "Alpha and Omega" by Israel Houghton. This song is so inspiring! Lagu ini menguatkan yang memberi aku satu jawaban pasti. Tuhan Yesus Kristus kita adalah awal dan akhir. Dia yang menciptakan kita dengan segala kelebihan dan kekurangannya, maka Dia tak mungkin meninggalkan kita. Aku yakin dan percaya, di umurku yang mau 21 tahun ini, Tuhan sudah siapkan rancangan yang luar biasa. Ada atau tidak adanya Mami, tidak akan mengurangi rasa kasih Tuhan melainkan kasihNya akan semakin bertambah dan terus bertambah. RancanganNya ajaib! Itu yang aku yakini! Kekhawatiranku dikalahkan dengan statement "TUHANKU TAK PERNAH GAGAL". Aku tahu bahwa aku tidak pernah salah mempercayakan hidupku kepada Tuhan. Dia menciptakan dengan tujuan khusus dan besar, dan aku akan dibawa sampai kepada tujuan tersebut. Bukan karena kemampuanku sendiri tapi semuanya oleh kasih karunia Tuhan. Umur 21 tahun nanti adalah tanda bahwa kasih Tuhan masih ada dan semakin besar di dalam hidupku. Tanpa Mami, aku punya seorang ibu yang lebih luar biasa lagi yaitu Bapa di surga. 
Saat ini, kalau kamu merasa khawatir, lihatlah ke atas, bahwa bintang di langit masih banyak, sebanyak itulah harapanmu yang kamu gantungkan pada Tuhan.

Selasa, 22 Oktober 2013

Don't stop!

Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. - Yesaya 40:29.

Apapun yang terjadi padamu hari ini, seberapa berat masalahmu, walaupun sedikit orang yang peduli padamu, ingatlah ada satu nama yang ajaib. Tuhan Yesus Kristus. Kenali Dia secara mendalam. Dia yang akan membawa kita keluar dari masalah apapun, tidak ada yang terlalu sulit bagiNya. Nothing is impossible. Sering banget kita dengar kata-kata tersebut dan mungkin sampai sekarang semua pintu masih tertutup. Perbesar lagi iman kita dan tetap percaya, teruslah berdoa! Dia tak pernah menutup telingaNya. Dia tahu setiap kebutuhan kita. Jangan menyerah, seberapa lelahnya dan menyakitkan, tidak ada yang sia-sia di mataNya. Never give up! Never stop!

Senin, 21 Oktober 2013

Royal

Apa salahnya jadi royal? Bukan bearti kita harus boros kan? Entah kenapa, beberapa orang berusaha banget untuk menjaga uangnya sedemikian rupa sampai buat teman sendiri aja bisa pelitnya minta ampun. Jadi hemat itu baik, tapi bukan bearti harus pelit. Menurutku, seberapa keras kamu pegang itu uang, tanpa adanya persetujuan dari Tuhan itu sama aja sia-sia, pasti akan habis dengan sendirinya, mungkin untuk hal yang gak penting. Seberapa keras kita berusaha tanpa adanya berkat dari Tuhan gak akan menghasilkan apa-apa. Oleh karena itu, semuanya harus balik lagi ke Tuhan.
Ini yang terjadi di hari ini. Saat temen ulang tahun, buatku ga ada salahnya beli kado mahal toh kita patungan, tapi masih ada aja yang ngeluh ga mau mahal. Entah gimana, masa patungan berenam, mau beli kado yang harganya cuma 60ribu, jadi perorang 10rb. Buatku, ini ga masuk akal aja. Keterlaluan pelitnya. Ulang tahun temen itu cuma setahun sekali, jadi gak salah dong sekali-kali beli yang agak sedikit wah. Cuma ya mungkin harus baliknya ke orang lagi. Kalau aku, malah bisa terlalu royal sama temen sampai-sampai uang jajan habis sebelum waktunya. ahaha. Ini jangan dicontoh. Entah kenapa buat orang lain aku ikhlas ngeluarin uang banyak, ya asal orangnya memang worth untuk mendapatkan itu. Prinsipku adalah aku diberkati untuk jadi berkat, selagi aku ada, aku ikhlas untuk bagi berkat itu ke yang membutuhkan.
Kemudian, belajarlah jaga bicaramu. Kalau mau diberkati ya terus perkatakan bahwa kita memang diberkati, jangan ngeluh terus-terusan. Hidup dan matimu dikuasai oleh lidah. Jangan sampai kita yang menanggung akibat dari perkataan negatif kita sendiri. So, start speaking positive words! It's so important! Biar kita benar-benar bisa jadi pengaruh untuk orang-orang di sekitar lewat perkataan kita. This is the time to be an impact for others!
God bless you, guys!

Ini nih album "Year of Grace" GBI Keluarga Allah :)