Siapa yang merasa dirinya pernah diteror? Dihantui sama seseorang yang gak kita kenal? Atau masih kebawa bayang-bayang mantan? Kalau yang terakhir lain cerita sih yaa ahaha Lewat blog ini, aku mau tegasin. Kalau ada yang pernah lihat twitter dengan ID @novitacarolina11 itu bukan orang sesungguhnya. Dan kalau ada yang pernah lihat path atas nama Vic Yosua, itu juga bukan orang sesungguhnya. Aku ga tau siapa, tapi yang jelas 2 account social ini hanya ingin menjelek-jelekkan nama baik aku dan Victor. Jadi, apapun yang diposting lewat account ini jangan dipercaya ya. Terima kasih :)
Rabu, 17 Desember 2014
Selasa, 02 September 2014
The Fact is...
Apa sih ekspetasi orang dari cinta?? Pengalaman gue berkata bahwa ga usah berharap muluk-muluk, cukup sesimple aku sayang kamu dan kamu sayang aku. Semakin banyak kita berharap pacar menjadi seorang yang lebih atau sempurna, membuat kita tidak akan pernah merasa cukup dengan apa yang kita punya. Nah yang kayak gini bahaya jadinya! Why? Kita akan terus cari yang sempurna, sedangkan yang sempurna itu sendiri gak ada.
Gue selalu berharap cerita cinta gue bisa seperti yang ada di drama-drama korea *jangan keseringan nonton korea. Ya namanya juga mimpi ya boleh aja yaa ahaha Tapi yang film ya cuma film, kehidupan nyata bentuknya beda lagi. Cerita Korea selalu mempertemukan sepasang kekasih, yang setidaknya salah satunya seorang yang mapan dan satunya tidak. Gue sadar bahwa gue ini gak punya apa-apa. Siapa sih gue? Nyokab uda ga ada, harta warisan dari nyokab pun ga ada. Bokap? Ya bokap pun uda punya keluarganya sendiri. Apa yang gue punya?? Mimpi gue adalah gue bisa punya cowo tajir atau CEO. Kenyataannya, gue malah bertemu dengan orang yang jauh dari apa yang gue pikirkan. Inilah hebatnya Tuhan! Gue dipertemukan dengan seorang mantan, yang bahkan kehidupannya sama nolnya kayak gue. Berapa kali gue berpikir untuk ninggalin dia karena berbagai alasan. Ya menurut gue, dia aja kuliah putus di tengah jalan, (saat itu) kerjaan gak jelas, nanti kalau gue sama dia gue mau kayak gimana. Awal-awal banyak banget hal-hal fisik yang gue lihat. Sampai gue sendiri ditegur Tuhan. Tuhan selalu bilang kayak gini, "Jangan tinggalin dia". Ini tuh sulit banget buat gue. Harapan gue gak begini, tapi Tuhan buat begini. Ya, gue paham, mungkin cerita kayak gini gak bisa diterima dengan logika, tapi it happens. Akhirnya, proses demi proses, Tuhan bawa hubungan kami semakin baik. Dia punya kerjaan yang jelas, bahkan gue merasa lebih semangat untuk kuliah, yang hebatnya lagi, Tuhan beri janji-janji lagi buat hubungan kita. Gue tahu, mungkin orang awam belum tentu paham akan hal ini, tapi percayalah ini terjadi. Iman pada Tuhan Yesus itu gak pernah sia-sia. Awalnya susah, tapi endingnya pasti bahagia. Gue sendiri belum sampai ending, masih proses, tapi iman selalu ada! Segala sesuatu pasti akan berjalan secara luar biasa! :)
Selasa, 26 Agustus 2014
Pengampunan di Antrian Panjang BBM
Maybe, saat ini setiap orang merasakan bahwa untuk beli BBM memerlukan pengorbanan ya. Hari ini terjadi pada gue. Sebelumnya, tepatnya kemarin malam, saat lewat salah satu pom bensin di daerah Jogja, gue kaget ngeliat antrian bensin yang panjang. Parahnya, gue malah ketawa-ketawa sambil bilang "Ngapain kali ngantri bensin sepanjang itu?" Hinaan gue membawa gue masuk ke dalam kenyataan pahit untuk ngantri bbm yang antriannya bahkan lebih parah dan sangat jauh lebih parah daripada yang gue lihat di malam sebelumnya. Gue gak terlalu paham mengenai kebijakan pemerintah soal BBM ini, yang jelas hal ini sangat merugikan terutama dari segi waktu, karena antrian memakan waktu lama, bahkan membuat kemacetan di jalan. Salah satu teman gue, dia lebih kasian lagi, sudah ngantri nyaris 1 jam, ternyata bbm nya habis. Oh no. Ini sesuatu banget kan. Gue gak bisa berbuat banyak, hanya bisa bantu doain pemerintah untuk mengambil keputusan yang tepat mengenai BBM ini.
Terlebih penting adalah ada satu kejadian di pom bensin tadi yang membuat gue belajar sesuatu. Singkatnya begini ceritanya. Saat ngantri di pom bensin tadi, antrian terbagi menjadi 4 jalur, yang menuju ke 2 pengisian. Jadi, 2 barisan untuk 1 pengisian. Sebelah gue tadi ada dua orang Mas-mas yang datang setelah kami. Saat udah deket untuk diisi, mereka maksa untuk nyerobot dan tanpa sedikitpun mau ngalah. Harapan gue adalah gue yang datang duluan dilayani lebih dulu, sayangnya mas-mas ini gak punya budaya antri sepertinya. Yaudahlah ya, daripada maksa, mengalah lebih baik. Honestly, kesel banget sih sebenernya, soalnya cara kedua pria ini tidak menunjukkan jenis kelamin mereka yang pria. Dilihat dari mukanya pun, mereka lebih tua dari gue dan mereka gak menunjukkan tingkah laku yang sesuai sama umur mereka. Memang sih ini hal sepele, hanya saja kasian melihat tingkah orang yang tidak berperilaku sesuai seharusnya. Untuk kalian yang merasa lebih dewasa, sebaiknya mengalah saja dengan orang-orang seperti ini dan mengampuni. Awalnya kesel banget, tapi masalah kecil kok ga bisa mengampuni. Jadi, antrian BBM yang panjang ini membawa gue untuk melihat lebih jauh lagi sesungguhnya dunia ini. Saat ini kita bisa saja dikelilingi orang-orang baik, tapi kita juga perlu tahu ada orang-orang yang punya maksud gak baik buat kita. Jangan terpengaruh sama mereka, tapi buat hidup kita lebih bermakna dengan membalasnya dengan kasih. Yup! Love!
Senin, 25 Agustus 2014
Hidup Jomblo
"Jomblo"? Hari gini jomblo?? Entah kenapa, pertanyaan atau statement semacam ini sering banget keluar dari mulut kita. Jomblo sering diidentikan dengan loneliness, sengsara di malam minggu, dan segala hal yang negatif. Penilaian semacam inilah yang membuat banyak orang mencoba mencari "pasangan hidup"nya buru-buru. Siapa yang dilihat oke, yang kasih perhatian lebih, kita merasa mereka adalah orang yang tepat untuk menggantikan kesepian. The fact is there are more people that are hurt than people are single.
Kenapa sih gue bisa bilang begini? Coba aja bayangin, banyak dari mereka yang mencoba untuk mencari pasangan secepat mungkin, yang tersimpan dalam benak mereka adalah yang penting mereka gak kesepian. Sesungguhnya, mereka adalah orang yang sangat teramat kesepian. Kenapa gue bisa bilang jahat? Ngatasin kesepian diri sendiri aja mereka gak bisa, butuh bantuin lawan jenis. Semakin banyak orang mencari pengganti loneliness ini, maka semakin tidak akan ada hasil. Hubungan kayak gini gak akan bertahan lama (ya mungkin gak semua) karena masa pedekate kemungkinan hanya berlaku sementara dan buru-buru meresmikan hubungan untuk bisa dilihat orang banyak. Pedekate yang sebentar membuat kita gak akan bisa kenal lawan jenis kita semakin dalam. Ya.. memang kita gak bisa kenal orang 100%, tapi pastikan bahwa mereka adalah orang yang tepat.
Jadi, intinya bersabarlah. Jomblo tidak selalu negatif. Ini pengalaman pribadi ketika single di antara teman-teman yang heboh untuk bisa deket sama lawan jenis. Teman-teman gue cerita banyak hal soal cowok, yang ini suka sama A, yang satunya suka sama B, bulan depan ketemu mereka udah bisa ganti pasangan lagi. Dan gue?? Masih stuck gak suka sama siapa-siapa. Kenapa? Bukannya gue sombong, selera tinggi atau gimana, tapi mencari yang pas dan yang terakhir itu bukan sekedar seperti beli bolpoint di toko buku, bahkan beli bolpoint aja kita pastiin bolpointnya nyaman dipakai dan tintanya bekerja. Sayangnya, pasangan hidup gak segampang itu. Banyak banget hal yang harus dipikiran. Ini hal-hal klise yang sering didenger orang tapi gue yakin harapan setiap pasangan, ketika kita menemukan lawan jenis yang kita sayangi, kita hanya berharap bahwa merekalah yang terakhir yang bisa sampai ke jenjang pernikahan. Itu pun yang gue mau. Klise memang. Tapi gue kuat-kuat aja di antara teman-teman gue yang hectic soal cowo. Satu hal yang terpenting, gue gak merasa kesepian.
Nah ini nih yang harus ditanamin buat para jomblo, mumpung single, kenapa kita ga manfaatin waktu semaksimal mungkin? Carilah kegiatan sebanyak-banyaknya, pasti jadi banyak temen juga. The point is single adalah masa ketika kita dipersiapkan untuk menjadi pasangan yang terbaik bagi calon pasangan hidup kita nanti. Jadi, persiapkanlah diri sebaik mungkin. Gak usah peduli sama apa yang orang bilang. Mereka gonta-ganti pacar dan sakit hatinya juga berkali-kali. Kalau mereka yang sabar, walaupun pahit awalnya, yang penting endingnya bisa menemukan pasangan hidup yang tepat dan the best pastinya.
Ini cuma sekedar pandangan yang gue lihat dan simpulkan dari apa yang terjadi di sekitar gue. Jadi, gak bisa dipukul rata ke semua orang. Just enjoy and thank you for reading :)
Selasa, 18 Maret 2014
"I Love You"
Seberapa sering sih kalian ngucapin kalimat "I LOVE YOU" ke pacar kalian? Sehari 3 kali? seminggu sekali? Atau sesering mungkin yang kalian bisa. Rasanya sangat mudah ya kalimat ini terlontar kalau ke pacar, tapi apakah itu juga mudah kita ucapkan ke orangtua kita?
Terima kasih banget buat Mami Mega yang sudah membukakan satu rahasia ini. Awalnya, aku gak mau datang komsel, males, pengennya main, tapi Tuhan ingetin, bahkan pikiranku malah macem-macem, kalau kabur komsel malah main, nanti kecelakaan di jalan loh, dan lain-lain. Tapi itu cuma pikiran buruk, jangan ditiru.
Kecewa sama orang tua atau keluarga pasti pernah kita alami. Bayangin kalau kekecewaan ini kita simpan terus-menerus. Sadar atau gak, hal ini jelas akan menggerogoti hidup kita. Contohnya yaaa, kita benci sama kakak laki-laki kita, akhirnya kita bisa aja jadi benci laki-laki, rasanya kita mau selalu menang dari kaum adam ini. Nah, see kan?? Kekecewaan yang terpendam itu bisa dan bahkan sangat teramat mampu mempengaruhi hidup. Oleh karena itu, coba sekarang cek baik-baik, flashback, ada gak sih kekecewaan kita yang dulu-dulu? Kalau ada, segeralah bereskan hal itu dengan Tuhan. Buang setiap kekecewaan itu. Pasti rasanya enak banget deh kalau kita bisa buang itu semua.
Gak berhenti sampai situ, ketika kita sudah berhasil membereskan permasalah hati kita, saatnya kita juga lakukan itu untuk keluarga kita. Ini nih cara yang simple, mudah banget, tapi gengsi untuk dilakuin, yaitu katakanlah "I LOVE YOU" untuk setiap anggota keluargamu. Ini simple banget! Saat mendengar tentang hal ini, rasanya tu pusing banget. Gimana caranya aku harus bilang 3 kata magic ini ke Papaku? Yup, aku masih memikirkan gimana caranya, dan semoga siapa pun yang membaca ini juga melakukan hal yang sama.
Percayalah, bahwa kalimat ini sangat teramat mampu mengubahkan keluargamu. Tidak ada keluarga yang sempurna, tapi kalimat ini seakan membuat keluarga pun terasa sempurna (walaupun belum terlaksana, tapi bisa dibayangkan rasanya). Ini bukan cuma buat readers, tapi buat aku pribadi, aku harus ngucapin kalimat pemulihan ini! Kita sendiri yang sukses di dalam keluarga, itu namanya selfish. Tapi, kalau seisi keluargamu bahagia dan berhasil itu yang disebut sukses dan kebahagiaan sesungguhnya.
Selamat mencoba!
Senin, 17 Maret 2014
Pembelajaran Hari Ini
Ketika kamu punya hal lebih, tandanya kamu harus memberinya untuk yang lain.
Ketika kamu kekurangan, bukan berarti kamu harus menyimpan semuanya untuk kamu sendiri.
Ketika kamu pas-pasan, kamu harus memberi untuk mereka yang kekurangan.
Jangan pernah merasa puas.
Apa yang kamu punya sekarang belum tentu ada untuk selamanya.
Jangan merasa sombong.
Kelebihan tidak selalu menyelamatkan dirimu.
Jangan hanya diam.
Tidak ada uang yang turun begitu saja kepada tangan pemalas.
Bersyukurlah untuk apa yang kamu punya.
Baik itu, berlebihan, cukup, atau pas-pasan.
Rasa syukur membuatmu merasa mempunyai lebih.
Rendah hatilah.
Bersikap seperti kamu tidak mampu, karena banyak di luar sana yang lebih hebat.
Padi yang semakin berisi akan semakin merunduk.
Beusahalah!
Kalau tau kamu tidak punya, jangan berharap hanya dari hasil pemberian.
Makanan tidak akan diberikan kepada orang yang tidak mau bekerja.
Bersyukur, rendah hati, dan berusaha
Bukan sekedar lewat tulisan
Tapi lakukanlah
Belajar dari pengalaman orang lain dan diri sendiri
Biar hidup semakin bermakna :)
17 Maret 2014
Olin
Senin, 10 Maret 2014
Be The Good One
Sering banget saat lagi berantem dengan seseorang yang memperdebatkan karakter, salah satu akan berkata " ya gue kayak gini orangnya". Gimana ya? Menurutku, it's not the appropriate words. It's true that maturity isn't based on the age. Maybe, alasan pertama itu hanyalah kata-kata yang terlanjur terucapkan atau yang kedua adalah memang orang tersebut tidak dewasa. Alasan pertama bisa jadi hal yang melegakan, karena orang ini mungkin akan berpikir lagi untuk merubah karakternya. Sedangkan alasan kedua, ini yang sering menjadi batu sandungan. If we know that our personality is not good or disturb people, we have to change it! Not just submit the fate. Personality is not fate. Personality still can be change, even it's good or not. I hope you all grow to be good. (Amen :p)
Banyak orang yang mempertahankan egonya which means mempertahankan karakter jeleknya, yang pada akhirnya bukan hanya merugikan orang lain tapi juga dirinya sendiri. Kita hidup bersama. Makhluk sosial. Kita harus beradaptasi dengan orang di sekitar kita, kalau kita tidak mampu kita tidak akan bertahan hidup. Itu hukumnya. Jadi kalau kita mau diterima secara baik oleh orang lain, berlakulah baik dan berubahlah menjadi seseorang yang baik. Adaptasi disini bermaksud pada hal-hal yang positif. Bukan berarti di suatu lingkungan ada nilai-nilai negatif, lalu kita pun mengadaptasikannya dalam hidup kita juga. We have to be smart to think twice which one is good.
I'm not the perfect person. I am still learning how to be a good person.
Selasa, 28 Januari 2014
Just Accept and Be Thankful for Everything
Sometimes, the world can't go as what we want. It makes us dissapointed, angry, or sad. Yeah, we are just a human being that have a feeling and have a freedom to express them. Nothing is wrong :) But, we can't keep going on with the sadness. We have a choice to be happy, so why you choose the bad one? Try to think wisely :)
I have experienced this. I forced anything to do as what I want. The result? It just made me hurt. The world can't adapt to us, but we can. We can change the situation. First of all, learn to accept them. It's hard, maybe will take days, weeks, sometimes month. However, we should try. Just accept. When you accept, you can see the positive side. Then, you will be thankful of it.
I want to tell you the key: be thankful. Thankfulness means you can accept all, even though it's bad. When you can do this, you will feel that you have had all what you want. You'll feel enough. When you concetrate on what you don't have, you will feel less and less. Don't waste your time to think about the bad side of the world, just be positive thinking. You have had everything and you will never be inadequate.
Now, the world isn't in your hands, but one day, you will see how the world is easy to take over. God bless you :)
Rabu, 22 Januari 2014
Phenomenon Program Television in Indonesia
I don't understand with televition station in Indonesia. Every show, reality, or whatever it is called have their own "joget". Do you understand? dancing! Like every scene, they dance all the time with the same dancing and song. I am as a spectator, feel so bored with all the dance. Okay, at first I can admit it. The show is fun, can entertain me. But, I think, it isn't wise if they have to dismissed the program which is useful that can inspire people.
You know, like every station TV is priority the dancing. I just feel pity to Indonesian people. Where is the beneficial program? If every program just teaches how to dance, where the program that can teach people how to thankful or survive about life?
I am so thankful because my childhood was full of children's program. I don't know sure when, but it missed. All stations have drama that takes time so long and so cruel. It affects the children so much. You know, when I was child, I played and acted as a child, but the children nowadays have known about love. Amazing! They try to attract their "gebetan". OMG. So pity.
I think, station televisions have to think carefully about program they made. It is not just about how entertain people, but your station television can inspire people from your show. I think it is much better. I hope, in the future, all things can go much better.
Kamis, 16 Januari 2014
Do we worth for the second chance?
Chance? Do you believe that it will come for the twice or third time? I just believe, when you still have a chance, just do the best. I see some persons that lose their chance because they don't realize that it is the best time for them to show what they have. I never say that I'm the perfect person that use my chance well. I've ever lost it because that time I was so stupid.
I can't understand some people that request chance for more and more. However they have maybe got twice. I thought, before we ask a chance, just thinking of ourself first. Have we truly realized our mistake in the first or second chance? It is just nonsense when we ask a chance but we don't change. The chance will be useless and we will do the same mistake.
We have to make ourself worthed before asking the second chance. Learn from the first mistake. Not all people can give second chance easily. People will be so careful to give it because they don't want to be dissapointed twice. Just be a worthed person to the second chance. People do mistake, learn, and be better!
Family is a God's Idea
I used to have a complete family, but it just happened until I was three years old. Then my mother and I moved to Tangerang and lived with my grandpa and grandma. As a child I didn't understand why it happened and I never asked my mom about my dad. I felt happy with all I have that time, even though never keeping in touch with my dad.
Now, I just live with my grandpa. My mother and grandma have gone first, their home in heaven have finished. I never know why this should happen. I am not angry, I realized I can't find the answer now. I lose father's figure since I was child, but it doesn't matter to me (I think). Thing that I've never thought to happen, I also have to lose mother's figure.
I remembered that day. I slept at ICU room, waited for mom who suffered. Suddenly she could not breathe and the breath lost forever. As the only that I have, I never thought that I had to through my life without her. It was so sad. Blue and gloomy.
No matter what happens, He loves so much! I cry sometimes if I miss her, but I never live in sorrow or sadness. Today, when I opened my IG, I found a picture, daily quote from Hillsong. It is written "Family is a God's Idea". It made me thinking deeply. When He created me, He has known what will happen to me. Everything that I face is God's plan. So, when I've to lose mom, I think it is the time for God to proccess me more. He wants me looking deeply to His love and more to Himself as the One who will take of me. How great Jesus is! We have to proud having God like Him. The second thing that I realize, I still have a complete family. I have God as my Dad and my Mother, why should I worry?? Nothing. Jesus besides me :) Losing my mom doesn't mean that I lose my life. It just a start to go somewhere better. Just believe in Him. He will be never dissapointed us.
I think those are the reasons why I can keep smile. :D
Kamis, 09 Januari 2014
Your ex is your friend or your enemy.
I think have many friends is a good idea, but how if you have to make a friend with your ex? Is it difficult? Or maybe, you haven't move on, have you? Sometimes, it is hard to be a friend with the one who had left you. But.. I think, you can't save the hatred inside your heart. I just conclude what should you do with your ex to be a friend or if it is possible, be a best friend.
- Evaluation. What do I mean by evaluation? Maybe you think, you don't have any mistake that make the relationship broken. I reckon you think about it twice. We can't always blame our ex. We should look inside. Take some minutes to think how your relationship was. Did you do all perfect? Remember, nobody's perfect! Face your faults. Maybe you had faults that you never think about it before.
- Elimination. Forget what has happened. You can't stay in the past, your life is a long journey. Why are you busy of former? If you had mistake in your relationship, just let the mistake go. Take the thing that you can learn, but don't bring the mistake to your future. Let the garbage memories go off. You should create a new and memorable one in the future.
- Now! Become friend! Forget about the past, and may your ex be your friends. I think it doesn't matter being friend with the ex. Your ex doesn't mean your enemy. Maybe, she/he is just a jumping stone for you to find someone better in the future. If you have forgive your ex and yourself, you will find a real peace and joy because grudge just makes you in a misery.
I don't mind to teach you. I just want to share what I feel. It is better not to have an enemy. When I can see that I can be friend for my ex, I'm satisfied.
Selasa, 07 Januari 2014
If God pleases
What do you want in your life?
I think I have summarized mine.
It will happen if God pleases :)
I think I have summarized mine.
It will happen if God pleases :)
- If God pleases I want to go to Paris and London. Having a holiday in those famous and fabulous countries.
- If God pleases, I want take my master degree in Columbia University School of International and Public Affairs. I want to take International affair subject because this is what I want since high school.
- If God pleases, I want to be a career woman who works in Embassy. Or, maybe I can be a writer, scriptwriter or a novelist such as JK Rowling and Stephen Mayer. Cool!
- If God pleases, I want to be a dancer. In my busy activities, I still want to do my hobby: dancing. Dancing in Church, or if God pleases, I want to be a dancer for Hillsong concert, isn't it awesome? :)
- I also want to have fun. If God pleases, I want to watch One Direction's concert! Wow! How handsome they are :3
- If God pleases, I want to have the SLR Camera and Galaxy notes this year (2014). If only God pleases.
I don't want force it will happen. I just let God work within me. I can have those things if only God wants it happening. I will work hard, but God decides :)
Kamis, 02 Januari 2014
New Year 2014 : New Hope
Wow! Awesome! I've through 2013. I've never regretted 2013, but I'm so thankful of it. Even though 2013 is the hardest time (I think) because I've lost my best Mommy, I've got so many lessons in 2013. Thank God I can pass 2013 without crying or hopeless, and I am more thankful that I can enter 2014 with full of hope. I did not know what exactly will happen this new year, I just lay my life on God's feet. I know He will protect me as He did in 2013.
In 2014, I have some wishes that I hope I can reach it in 2014.
- I want to be a English novelist! I don't know why I can get this crazy thing, but I will do this. I will make an amazing novel.
- I want my GPA 3.75! It means that I have to study hard! Ganbatte!
- I think I will join Youth service in Yogya, because in 2013, I hadn't join.
- Being a powerful dancer!
- Taking chinese lesson.
- Start making a thesis!
Yeah! 6 points that I hope I can get, not by my strength, but God's. I will let Him work in my life. I don't want limit God's work. Be unto me according to Your word, God. Love you so much, Jesus! :*
Langganan:
Postingan (Atom)








