Selasa, 18 Maret 2014

"I Love You"

Seberapa sering sih kalian ngucapin kalimat "I LOVE YOU" ke pacar kalian? Sehari 3 kali? seminggu sekali? Atau sesering mungkin yang kalian bisa. Rasanya sangat mudah ya kalimat ini terlontar kalau ke pacar, tapi apakah itu juga mudah kita ucapkan ke orangtua kita?
Terima kasih banget buat Mami Mega yang sudah membukakan satu rahasia ini. Awalnya, aku gak mau datang komsel, males, pengennya main, tapi Tuhan ingetin, bahkan pikiranku malah macem-macem, kalau kabur komsel malah main, nanti kecelakaan di jalan loh, dan lain-lain. Tapi itu cuma pikiran buruk, jangan ditiru.
Kecewa sama orang tua atau keluarga pasti pernah kita alami. Bayangin kalau kekecewaan ini kita simpan terus-menerus. Sadar atau gak, hal ini jelas akan menggerogoti hidup kita. Contohnya yaaa, kita benci sama kakak laki-laki kita, akhirnya kita bisa aja jadi benci laki-laki, rasanya kita mau selalu menang dari kaum adam ini. Nah, see kan?? Kekecewaan yang terpendam itu bisa dan bahkan sangat teramat mampu mempengaruhi hidup. Oleh karena itu, coba sekarang cek baik-baik, flashback, ada gak sih kekecewaan kita yang dulu-dulu? Kalau ada, segeralah bereskan hal itu dengan Tuhan. Buang setiap kekecewaan itu. Pasti rasanya enak banget deh kalau kita bisa buang itu semua.
Gak berhenti sampai situ, ketika kita sudah berhasil membereskan permasalah hati kita, saatnya kita juga lakukan itu untuk keluarga kita. Ini nih cara yang simple, mudah banget, tapi gengsi untuk dilakuin, yaitu katakanlah "I LOVE YOU" untuk setiap anggota keluargamu. Ini simple banget! Saat mendengar tentang hal ini, rasanya tu pusing banget. Gimana caranya aku harus bilang 3 kata magic ini ke Papaku? Yup, aku masih memikirkan gimana caranya, dan semoga siapa pun yang membaca ini juga melakukan hal yang sama.
Percayalah, bahwa kalimat ini sangat teramat mampu mengubahkan keluargamu. Tidak ada keluarga yang sempurna, tapi kalimat ini seakan membuat keluarga pun terasa sempurna (walaupun belum terlaksana, tapi bisa dibayangkan rasanya). Ini bukan cuma buat readers, tapi buat aku pribadi, aku harus ngucapin kalimat pemulihan ini! Kita sendiri yang sukses di dalam keluarga, itu namanya selfish. Tapi, kalau seisi keluargamu bahagia dan berhasil itu yang disebut sukses dan kebahagiaan sesungguhnya.
Selamat mencoba!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar