Maybe, saat ini setiap orang merasakan bahwa untuk beli BBM memerlukan pengorbanan ya. Hari ini terjadi pada gue. Sebelumnya, tepatnya kemarin malam, saat lewat salah satu pom bensin di daerah Jogja, gue kaget ngeliat antrian bensin yang panjang. Parahnya, gue malah ketawa-ketawa sambil bilang "Ngapain kali ngantri bensin sepanjang itu?" Hinaan gue membawa gue masuk ke dalam kenyataan pahit untuk ngantri bbm yang antriannya bahkan lebih parah dan sangat jauh lebih parah daripada yang gue lihat di malam sebelumnya. Gue gak terlalu paham mengenai kebijakan pemerintah soal BBM ini, yang jelas hal ini sangat merugikan terutama dari segi waktu, karena antrian memakan waktu lama, bahkan membuat kemacetan di jalan. Salah satu teman gue, dia lebih kasian lagi, sudah ngantri nyaris 1 jam, ternyata bbm nya habis. Oh no. Ini sesuatu banget kan. Gue gak bisa berbuat banyak, hanya bisa bantu doain pemerintah untuk mengambil keputusan yang tepat mengenai BBM ini.
Terlebih penting adalah ada satu kejadian di pom bensin tadi yang membuat gue belajar sesuatu. Singkatnya begini ceritanya. Saat ngantri di pom bensin tadi, antrian terbagi menjadi 4 jalur, yang menuju ke 2 pengisian. Jadi, 2 barisan untuk 1 pengisian. Sebelah gue tadi ada dua orang Mas-mas yang datang setelah kami. Saat udah deket untuk diisi, mereka maksa untuk nyerobot dan tanpa sedikitpun mau ngalah. Harapan gue adalah gue yang datang duluan dilayani lebih dulu, sayangnya mas-mas ini gak punya budaya antri sepertinya. Yaudahlah ya, daripada maksa, mengalah lebih baik. Honestly, kesel banget sih sebenernya, soalnya cara kedua pria ini tidak menunjukkan jenis kelamin mereka yang pria. Dilihat dari mukanya pun, mereka lebih tua dari gue dan mereka gak menunjukkan tingkah laku yang sesuai sama umur mereka. Memang sih ini hal sepele, hanya saja kasian melihat tingkah orang yang tidak berperilaku sesuai seharusnya. Untuk kalian yang merasa lebih dewasa, sebaiknya mengalah saja dengan orang-orang seperti ini dan mengampuni. Awalnya kesel banget, tapi masalah kecil kok ga bisa mengampuni. Jadi, antrian BBM yang panjang ini membawa gue untuk melihat lebih jauh lagi sesungguhnya dunia ini. Saat ini kita bisa saja dikelilingi orang-orang baik, tapi kita juga perlu tahu ada orang-orang yang punya maksud gak baik buat kita. Jangan terpengaruh sama mereka, tapi buat hidup kita lebih bermakna dengan membalasnya dengan kasih. Yup! Love!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar